Doa
Betapa menyedihkan….
Muhammad mati oleh tindak orang-orang Islam
Yesus terbunuh di hati orang-orang Kristen
Gandhi dibakar oleh perilaku orang-orang Hindu
Siddharta diperkosa oleh dogma Buddhis
Einstein dicerca dan dihina oleh keserakahan saudara Yahudi
Oh semesta…..
Jadikanlah semua orang Muhammad tanpa Islamnya
Jadikanlah semua orang Yesus tanpa Kristianinya
Jadikanlah semua orang Gandhi tanpa Hindunya
Jadikanlah semua orang Siddharta tanpa Budhismenya
Jadikanlah semua orang Einstein tanpa Keyahudiannya
Jadikanlah kita manusia biasa
Tanpa tuhan, tanpa kitab suci
Melindungi yang lemah dan tak berdaya sepenuh hati
Membimbing umat di bukit Getsemani setiap negeri
Mencintai dhalit dan sudra seperti mencintai diri sendiri
Mencoba mengerti semesta dengan kerendahan hati
Meninggalkan kuasa dan samsara menuju nirwana kenihilan diri
Buang….Mohon buanglah….
buanglah Islam….
buanglah Kristen….
buanglah Hindu…..
buanglah Buddhisme…
buanglah Yahudi….
Tapi mari berusaha….
Berjuang seperti Muhammad
Mencintai seperti Yesus
Berpolitik seperti Gandhi
Berpikir seperti Einstein
Melangkah seperti Siddharta
Agar dunia….
Maju, damai dan penuh cinta
July 17th, 2008 at 7:29 am
Boleh bertanya?, Anda meminta doa ini dikabulkan oleh siapa?
Salam kenal :: Kamil Panitia SI-2008
July 17th, 2008 at 1:12 pm
Doa untuk semesta.
Karena semesta adalah adalah diri kita sendiri, berarti kita sendiri yang harus mengabulkannya.
July 19th, 2008 at 9:16 pm
Apakah kita bisa mengabulkan doa untuk kita tidak mati? Saya berpendapat terlepas dari apa yang kita usahakan dan impikan, ada yang lebih kuasa untuk menentukan. Contoh simple nya saja apakah firaun ingin dia mati tenggelam di laut merah? saya rasa tidak ada dalam pikirannya akan mengabulkan doa seperti itu, tapi kenyataan berkata lain. Demikian pula dg orang2 yg terkena musibah dan bencana alam. Ruh kita memang bagian dari Allah saudaraku, kita memang khalifah dimuka bumi, tapi hanya sebagian kecil dari zat Allah, kita tidak ada artinya dibanding kekuatan Nya mengabulkan doa. Jadi saya sarankan kepada saudaraku untuk berdoa kepada Allah dan berusaha tentunya karena kekuatan seperti itulah yang memang benar-benar dahsyat. Yakinlah dunia ini akan damai jika kita berdoa kepadaNya secara konsisten dan berusaha untuk damai secara konsisten.
“Dunia hanya sementara dan kita tidak pernah tau kapan kita akan mati, itulah kelemahan kita, Tapi yakinilah bahwa dunia setelah kita mati adalah dunia yang indah bagi orang2 yang dekat kepadaNya”
Mohon maaf jika kurang berkenan, semoga dapat dipahami sebagai tanggapan seorang teman yang tulus kpd blognya.
July 24th, 2008 at 8:54 am
Tapi mari berusaha….
Berjuang seperti Muhammad
Mencintai seperti Yesus
Berpolitik seperti Gandhi
Berpikir seperti Einstein
Melangkah seperti Siddharta
Agar dunia….
Maju, damai dan penuh cinta..
—————
let’s do it!!