May 14th, 2008 by rakyat
Betapa menyedihkan….
Muhammad mati oleh tindak orang-orang Islam
Yesus terbunuh di hati orang-orang Kristen
Gandhi dibakar oleh perilaku orang-orang Hindu
Siddharta diperkosa oleh dogma Buddhis
Einstein dicerca dan dihina oleh keserakahan saudara Yahudi
Oh semesta…..
Jadikanlah semua orang Muhammad tanpa Islamnya
Jadikanlah semua orang Yesus tanpa Kristianinya
Jadikanlah semua orang Gandhi tanpa Hindunya
Jadikanlah semua orang Siddharta tanpa Budhismenya
Jadikanlah semua orang Einstein tanpa Keyahudiannya
Jadikanlah kita manusia biasa
Tanpa tuhan, tanpa kitab suci
Melindungi yang lemah dan tak berdaya sepenuh hati
Membimbing umat di bukit Getsemani setiap negeri
Mencintai dhalit dan sudra seperti mencintai diri sendiri
Mencoba mengerti semesta dengan kerendahan hati
Meninggalkan kuasa dan samsara menuju nirwana kenihilan diri
Buang….Mohon buanglah….
buanglah Islam….
buanglah Kristen….
buanglah Hindu…..
buanglah Buddhisme…
buanglah Yahudi….
Tapi mari berusaha….
Berjuang seperti Muhammad
Mencintai seperti Yesus
Berpolitik seperti Gandhi
Berpikir seperti Einstein
Melangkah seperti Siddharta
Agar dunia….
Maju, damai dan penuh cinta
Posted in My Poems | 4 Comments »
May 13th, 2008 by rakyat
Darah yang tercecer di bumi Palestina
Bukti kebinatangan manusia
Sedikit saja……
Ah maaf, terlalu banyak sesungguhnya
Damai yang seharusnya di pelupuk mata
Diinjak dengan tank dan popor senjata
Bom dan tembok tinggi menjadi jawabannya
Satu kota….
Mati…..
Hatinya…..
Satu rasa….
Terbunuh….
Oleh agama….
Satu masa….
Tertusuk…
Terobek…
Terkoyak…
Enigma…..
Yang tak seharunya ada…..
Kenapa mencari Tuhan di Masjidil Aqsa…?
Kenapa mencari Tuhan di Istana Solomon…?
Kenapa mencari Tuhan di Bethlehem….?
Bukankah Tuhan ada di setiap sanubari
Yang penuh cinta sejati
Berasal dari bapak yang sama
Tetapi seolah mempunyai 3 tuhan berbeda
Menyembah tuhan yang sama
Tetapi seolah menyembah 3 setan yang berebut kuasa
Menyucikan tanah yang sama
Tapi mengotorinya dengan darah dan air mata
Tentu Tuhan akan tertawa
Menyaksikan hambanya yang tolol tiada tara
Posted in My Poems | 1 Comment »
May 5th, 2008 by rakyat
Dogmatic atheism is no different than religion…..Repetit ive human follies….
Posted in Wisdom | No Comments »
April 28th, 2008 by rakyat
Don’t eradicate religion, since science will…someday…
Posted in Wisdom | No Comments »
April 28th, 2008 by rakyat
Science will diminish religion, like it has always been.
Science will also kill ‘Immanent God’, but I doubt science will be able to kill ‘Transcendent God’, simply because human beings are too stupid to talk about ‘Trancendent God’.
Posted in Wisdom | No Comments »
April 26th, 2008 by rakyat
Yesus dan Horus
Khrisna dan Buddha
Attis ataupun Mithra
Cerita-cerita rekaan manusia
Dipercaya layaknya kenyataan belaka
Dongeng anak-anak TK
Yesus yang lahir dari perawan
Budha yang lahir bukan dari lubang kemaluan
Mithra yang lahir dari perawan
Horus yang anaknya Tuhan
Khrisna yang lahir dari perawan
Attis yang disalibkan
Cerita-cerita penuh persamaan
Didaur ulang oleh kekuasaan
Untuk membodohi masyarakat kebanyakan
Di atas air berjaan
Memberi makan ribuan
Berkorban demi domba-domba yang tak tahu jalan
Dongeng Yesus dan Buddha yang susah dibedakan
Penyelamat kemanusiaan
Ditandai kelahirannya dengan bintang terang
Mengaku sebagai satu-satunya jalan kebenaran
Lahir di Winter Solstice Desember seperti saudara sekandungan
Akhir hidup Anak Tuhan yang disalibkan
Ditemani dua pencuri dan akhirnya bangkit dari kematian
Yesus dan Horus, dongeng kembar jaman kegelapan yang disucikan
Khrisna dan Buddha
Dari rahim Asia
Attis dan Mithra
Dari rahim Eropa
Horus dan Yesus
Dari rahim Afrika
Legenda kebodohan antar benua
Intinya satu, wajahnya berbeda
Tuhan-tuhan kebodohan
Hidup dari jaman ke jaman
Dongeng-dongeng menggelikan
Dengan bangga kepada anak cucu diajarkan
Daur ulang penghinaan akal sehat dan pikiran
Dengan pedang dan kekuasaan ditebarkan
Sejarah kebodohan yang terulang
Sejarah memalukan yang kita jelang
Posted in My Poems | No Comments »
April 22nd, 2008 by rakyat
The best philosophy is science….
Posted in Wisdom | 1 Comment »
April 18th, 2008 by rakyat
Peace is the only way to win a war…..
Damai adalah satu-satunya cara memenangkan perang………
Posted in Wisdom | No Comments »
April 13th, 2008 by rakyat
Andai Tuhan itu Buta
Tidak tahu perbedaan antara yang sujud di masjid dan yang misa di gereja
pasti semuanya dimasukkan surga
Andai Tuhan itu Buta
Tak bisa melihat itu pusar atau vagina
Di surga pasti ada konsernya Dewi Persik dan Madonna
Andai Tuhan itu Buta
Susah membedakan antara budak dan orang kaya
pasti surat pengampunan dosa tak pernah ada
Andai Tuhan itu Buta
Tidak tahu perbedaan antara yang berkulit putih dan berkulit gelap gulita
pasti rasisme tak pernah terjadi di dunia
Andai Tuhan itu Buta
Tidak tahu perbedaan laki-laki dan wanita
pasti orang homo dibiarkan bercinta
Andai Tuhan itu Buta
Kondom pasti diperbolehkan saja
pasti Vatikan tak ikut-ikutan ngatur cara orang menyalurkan sperma
Andai Tuhan itu Buta
Alquran, Injil, Weda dan Das Kapital dianggap sama
pasti pembakaran dan pelarangan buku tak lagi ada
Andai Tuhan Itu Buta
pasti dia tersesat di luasnya alam semesta
tak mampu menemukan bumi dan membuahi Maria
Andai Tuhan itu Buta
Muslim tak perlu menghadap kiblat dalam sholatnya
Tak perlu dimulai dari kanan untuk memulai segala sesuatunya
Andai Tuhan itu Buta
Tidak tahu beda antara Ksatria, Waisya atau Paria
penderitaan kaum miskin India tak sedemikian parahnya
Andai Tuhan itu Buta
Alquran diturunkan lewat Nabi Cina
Weda ditulis oleh Resi Belanda
Yesus dilahirkan di Papua
Vatikan didirikan di pedalaman Alaska
Buddha adalah anak tukang dokar di Jawa
Umat pilihan Tuhan adalah Aborigin Australia
Ah, andai Tuhan itu Buta
Betapa indahnya dunia dan surga
Posted in My Poems | No Comments »
April 10th, 2008 by rakyat
‘Agama’ telah mampu membunuh jutaan manusia
‘Ras’ telah sanggup menghanguskan jutaan nyawa
‘Negara’ telah rela mengorbankan jutaan anaknya
Tapi demi siapa sebenarnya…?
Demi Tuhankah..?
Demi Agamakah…?
Demi kesejahteraankah….?
Demi perdamaiankah….?
Tidakkah engkau mengerti
Yang mengobarkan api berada di puncak tinggi
Merekalah yang terakhir mati
Tidakkah engkau cerna
Yang menebarkan duri terlindungi oleh benteng dan baja
Merekalah yang terakhir menderita
Tidakkah nampak di depan mata
Yang menggunakan agama, ras, dan negara untuk menipu massa
Seolah penyelamat manusia namun sejatinya raksasa rimba
Tidakkah jelas adanya
Merekalah yang berfoya-foya di atas luka manusia bodoh pengikutnya
Merekalah yang menebar benci demi kuasa
Merekalah yang mengorbankan yang tak berdosa demi karir politiknya
Bush, Farakhan, Wilders
Pol Pot, Kim Yong Il , Hitler
Saddam, Bin Laden, Paus Callixtus dan Paus Alexander
Kau lihatlah tingkah mereka
Kau camkan kata-kata mereka
Sebenar-benar iblis yang menjelma
Posted in My Poems | No Comments »